logo


PKS Nilai Sanksi PSSI ke Persib Tak Beri Efek Jera

Sanksi dinilai belum cukup efektif mengakhiri kasus kekerasan suporter sepak bola di Indonesia

28 September 2018 14:15 WIB

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan sanksi kepada Persib Bandung hingga diberhentikan Liga 1 2018. Pemberian sanksi ini adalah buntut dari tewasnya anggota The Jak Mania, Haringga Sirla yang dianiaya oleh suporter Persib Bandung jelang pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menilai sanksi denda yang dikenakan kepada klub belum cukup efektif mengakhiri kasus kekerasan suporter sepak bola di Indonesia.

Sanksi tersebut juga dinilai tidak memberikan efek jera kepada para pelaku. Dan perilaku suporter yang beringas dan fanatis berlebihan tetap berlangsung setiap tim kesayangannya tampil.


Insiden Tewasnya Suporter Bola, Gerindra: Mana Itu Revolusi Mentalnya Jokowi?!

“Hal ini membuat mata rantai kekerasan tidak pernah ada habisnya di sepakbola kita, bukan besarkan prestasi, malah banyakin korban,” ujar Fikri di Jakarta, Jumat (28/9).

Fikri menilai sanksi yang dapat memberikan efek jera adalah dengan memberikan larangan suporter mendukung tim nya dalam waktu yang lama seperti pengurangan poin untuk tim, sampai didiskualifikasi dari kompetisi.

Kekerasan Sepakbola Harus Diakhiri, PKS: Kita Ini Mau Ciptakan Rekor Apa?

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata