logo


Totalitas, Mentan Jadikan Sawah Tempat Kerja

Dengan sistem kerja seperti ini maka tidak ada lagi batasan antara pimpinan dengan petani.

27 Januari 2015 16:05 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

SUKOHARJO, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menjadikan area sawah sebagai kantornya. Pasalnya, ia dan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Dwikorita Karnawati menandatangai Memorandum of Understanding (MoU) di tengah sawah Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Kegiatan ini merupakan sejarah bagi Kementerian Pertanian melakukan pendatanganan MoU di tengah sawah dengan pihak UGM. Ya, memang harus begini semua pejabat dari menteri sampai ibu rektor harus turun ke sawah mendekat petani, tidak harus di hotel," ungkap Amran kepada wartawan seperti dikutip Kantor Berita Antara, Jawa Tengah.

Dalam MoU tersebut, Amran mengatakan,  ini persoalan mendasar untuk meningkatkan pertanian yakni menghilangkan egoisme sektoral. Menurutnya, pejabat ataupun pihak-pihak terkait harus saling bekerjasama untuk terjun langsung ke sawah mendekat dengan petani.


Jamin Ketersediaan Air di Musim Kemarau, Kementerian PUPR Lakukan Sejumlah Langkah Antisipasi

Mentan menyampaikan, dengan sistem kerja seperti ini maka tidak ada lagi batasan antara pimpinan dengan petani. Untuk itu, ia juga mengharapkan, bahwa masing-masing pihak saling bahu membahu untuk merealisasikan target swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan.

Kerjasama dengan pihak UGM kali ini, menurut Mentan, sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan swasembada pangan. Ke depan, pihak civitas akademika akan membantu dari sisi keilmuan dengan menerjunkan tenaga yang dimiliki.

"UGM sendiri nanti akan menjadi nahkoda di bidang pertanian di Indonesia karena memang pimpinan di berbagai bidang merupakan lulusan UGM," tutup Mentan.

Program Lumbung Pangan Baru di Kallteng, Kementerian PUPR Programkan Rehabilitasi 85.500 ha

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin, Ali Hamid