logo


Cadangan Batubara Naik Jadi 37 Miliar Ton, KESDM: Cukup untuk 76 Tahun

Volume tersebut dihimpun dari 19 Provinsi yang dihuni pelaku usaha batu bara serta data PKP2B dari Ditjen Minerba.

3 September 2018 12:26 WIB

Ilustrasi pertambangan batubara.
Ilustrasi pertambangan batubara. Istimewa

Disamping itu, sambung dia, keberhasilan menjaring lebih banyak data sumberdaya dan cadangan IUP/PKP2B minerba juga akan meningkatkan angka cadangan minerba nasional secara signifikan dan memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap jumlah kekayaan sumberdaya minerba yang dimiliki Indonesia.

Lebih jauh, Rita mengaku optimis, untuk batubara ini, jika kerjasama yang baik terjalin antara pemerintah pusat dan daerah, dalam dua tiga tahun ke depan neraca minerba nasional sudah bisa mencakup keterlibatan 100% data dari seluruh pemegang izin usaha pertambangan batubara di Indonesia.

Diketahui, saat ini, kegiatan rekonsiliasi data berhasil mengumpulkan data dari 1108 perusahaan atau sekitar 54% total jumlah IUP/PKP2B batubara di Indonesia.


Resmi Rilis B20, Menko Darmin: Negara Bisa Hemat USD 2 Miliar

"Angka ini sangat signifikan mengingat kompleksitas data IUP di daerah. Keberhasilan terbesar dicatatkan oleh Dinas ESDM Provinsi Bengkulu yang telah berhasil mengumpulkan data dari seluruh pemegang IUP batubara yang ada di provinsi tersebut, sementara Provinsi Kaltim masih menjadi tantangan terbesar dalam pengumpulan data dari IUP dimana baru sekitar 50% data yang terkumpul," tandas Rita.

Sebagai informasi, subsektor minerba saat ini masih menjadi salah satu penyumbang penerimaan negara yang cukup besar. Tercatat hingga Juni 2018, mengalir Rp 20,1 triliun ke kas negara yang berasal dari royalti, penjualan hasil tambang, dan iuran tetap minerba.

 

KESDM: Jangan Gunakan Kartu Hemat Energi dan Energy Saver!

Halaman: 
Penulis : Riana