logo


KESDM: Jangan Gunakan Kartu Hemat Energi dan Energy Saver!

Energy saver tidak menurunkan rekening listrik

3 September 2018 10:00 WIB

Kementerian ESDM Tidak Menganjurkan Penggunaan Kartu Hemat Energi dan Energy Saver
Kementerian ESDM Tidak Menganjurkan Penggunaan Kartu Hemat Energi dan Energy Saver Dok. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P Hutajulu, menegaskan bahwa pihaknya tak pernah mengimbau masyarakat untuk menggunakan Kartu Hemat Energi dan Energy Saver yang diklaim sebagai alat yang bisa menghemat pembayaran rekening listrik atau token/stroom listrik.

Jisman mengungkapkan, saat ini, terdapat dua model peralatan yang diklaim dapat menghemat rekening listrik yang beredar di pasaran, yakni Kartu Hemat Energi yang berbasis batuan dengan merek antara lain Extra Card dan Genius, juga alat Penghemat Listrik/Energy Saver/Power Saver yang berbasis kapasitor/kondesor dengan merek antara lain Enter, Power Tech, Hannecs, Dragon Power, Save Trick, International SORJ, Power Plus, dan beberapa merek lainnya.

"Hasil pengujian penggunaan Kartu Hemat Energi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) PT PLN (Persero) menunjukkan tidak adanya perubahan terhadap parameter tegangan, arus, energi dan harmonisa sebelum dan sesudah kartu tersebut ditempelkan ke alat listrik," ujar Jisman, dikutip dari esdm.go.id, Senin (3/9).


Banyak Keunggulannya, Arcandra Apresiasi Digitalisasi Nozzle di SPBU

Lebih lanjut, Jisman pun mengungkapkan hasil pengujian Energy Saver oleh Puslitbang PLN dan Laboratorium Pengukuran Listrik Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

"Energy Saver ini memang dapat memperbaiki faktor daya. Jadi kalau rumah tangga berlangganan PLN 2.200 VA, kalau faktor dayanya hanya 0,8 maka daya yang bisa digunakan di rumah itu hanya 1.760 Watt, tetapi kalau faktor dayanya mendekati 1 maka kita bisa menggunakan listrik di rumah itu sampai mendekati 2.200 Watt," jelasnya.

"Energy saver ini tidak menurunkan rekening listrik, justru kalau digunakan tanpa perhitungan, maka dia akan menimbulkan pemborosan di rumah tangga tersebut, juga menimbulkan harmonik, gelombang yang tidak bagus, yang bisa merusak alat listrik yang lain," sambungnya.

Resmi Rilis B20, Menko Darmin: Negara Bisa Hemat USD 2 Miliar

Halaman: 
Penulis : Riana