logo


Fahri Hamzah Samakan Kasus Mahar Sandi dengan Papa Minta Saham

Fahri menduga Andi Arief mendengar soal mahar itu dari bisik-bisik di ruang tertutup

31 Agustus 2018 13:30 WIB

Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mendukung keputusan Bawaslu terkait kasus dugaan mahar politik dilakukan oleh Sandiaga Uno untuk memuluskan jalan menjadi cawapres Prabowo.

Fahri menduga Wasekjen Demokrat, Andi Arief mendengar soal mahar itu dari bisik-bisik di ruang tertutup. Sebab, tidak ada bukti Sandi memberikan Rp 1 triliun ke PAN dan PKS.

"Ada orang bercakap di ruang tertutup Pak Fadli (Waketum Gerindra), pak Syarief (Waketum Partai Demokrat), dan lain-lain di ruang tertutup, katanya begini, katanya begini. Itu di ruang tertutup tidak tercatat dan tertulis tidak direkam dan itu adalah semacam negosiasi," ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (31/8).


Andi Arief: Kalau Serius Tangani Kasus Sandi, Bawaslu Mau ke Lampung

"Terdengar oleh Andi Arief, oleh Andi Arief diketik di Twitter katanya-katanya itu. Padahal yang namanya money politic itu atau mahar politik itu harus ada cashnya baik hard maupun bukti transfer itu baru disebut ada peristiwanya. Ini baru katanya-katanya tiba-tiba kita udah kayak ada kejadian itu," sambungnya.

Keputusan Bawaslu Dinilai Tepat, Fahri: Mereka Terpaksa Karena Tekanan Publik

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata