logo


PDIP ke Penggerak #2019GantiPresiden: Tahan Syahwat dan Libido Politiknya

Deklarasi #2019GantiPresiden sangat berbeda dengan deklarasi dengan kepada Joko Widodo di Pilpres 2019 yang berlangsung aman

27 Agustus 2018 17:58 WIB

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno meminta gerakan #2019GantiPresiden untuk menahan nafsu poltiknya, pasalnya jadwal kampanye pilpres 2019 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan dimulai pra tanggal 23 September 2018 mendatang.

Diketahui sejumlah deklarasi #2019GantiPresiden mendapat penolakan di sejumlah tempat di Indonesia. Aktivis gerakan #2019GantiPresiden Ahmad Dhani, mendapat penolakan di Surabaya, Neno Warisman ditolak di Pekanbaru dan Ratna Sarumpaet mendapat penolakan di Bangka Belitung.

“Bukankah sekarang belum saatnya kampanye? Jadwal yang harus kita taati, kampanye dimulai 23 September pukul 24.00 WIB,” ujar Hendrawan kepada Jitunews.com, Senin (27/8).


Golkar Sebut Penolakan #2019GantiPresiden Adalah Spontanitas Masyarakat yang Benci

Menurutnya gerakan #2019GantiPresiden harus menahankan nasfu politik nya untuk kepentingan kebersamaan dan persatuan seluruh rakyat Indonesia.

Gerakan #2019GantiPresiden Cara Partai Oposisi Curi Start Kampanye

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata