logo


Politik Harus Dipisahkan Dari Agama, Pengamat: Tanpa Suara Islam Tidak Ada...

Cara pandang politik Presiden Joko Widodo dan Megawati dinilai tidak konsisten.

27 Agustus 2018 01:18 WIB

pengamat lipi
pengamat lipi
dibaca 95 x

Ketua Program Pascasarjana FISIP UI, Chusnul Mar’iyah, Ph.D melihat inkonsistensi cara pandang politik Presiden Joko Widodo dan Megawati.

Pasalnya, kedua tokoh politik tersebut sering menyuarakan pemisahan agama dan negara.

Baca Juga: Terungkap! 6 Raksasa Asian Games Ini Punya Satu Kesamaan!


Soal Penolakan Deklarasi #2019GantiPresiden, Pengamat: Otak Intelektualnya Bisa Inner Circle Jokowi

Chusnul menjelaskan, bahwa, cara berpikir memisahkan antara negara dan agama berasal dari Barat yang menganggap kelompok agama korup.

Baca Juga: Soal Penolakan Deklarasi #2019GantiPresiden, Pengamat: Otak Intelektualnya Bisa Inner Circle Jokowi

Sementara cara pandang demikian sangat bertolak belakang dengan realita politik di Indonesia.

Baca Juga:

PKB: Keputusan Jokowi Mengambil KH Ma'ruf Amin, Itu Tidak...

Luar Biasa! Meski Kalah, Zohri Adalah Pelari yang...

Terungkap! Ini 2 Kelemahan Lalu Muhammad Zohri!

Dilanggar Secara Brutal, Wakil Singapura: Pesilat Malaysia Frustasi

“Indonesia itu adalah the most population muslim country in the world, negara yang jumlah muslimnya terbesar di dunia. Nah, apa yang terjadi dalam pemikiran politik Islam? Itu tidak ada pemikiran yang memisahkan negara dan politik,” ujar Chusnul kepada Kiblat.net di sela-sela acara The 7th World Peace Forum di Hotel Sultan, Jakarta pada Rabu (15/08).

Gerindra: Era Jokowi Terlihat Paling Pancasilais, Padahal...

Halaman: 
Admin : De Sukmono