logo


Suharno: Hindari Ghibah dan Fitnah di Tahun Politik

Suharno menuturkan bahwa ghibah dan fitnah dosanya akan terus bergulir dan perbuatannya akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak

22 Agustus 2018 10:11 WIB

Mayjen (Purn) Suharno, melaksanakan ibadah sholat Idul Adha di kompleks Yayasan Pendidikan Adjeng Suharno, di Pacet, Majalaya, Jawa Barat, Rabu (22/08)
Mayjen (Purn) Suharno, melaksanakan ibadah sholat Idul Adha di kompleks Yayasan Pendidikan Adjeng Suharno, di Pacet, Majalaya, Jawa Barat, Rabu (22/08) republik-online.com

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat, Mayjen (Purn) Suharno, melaksanakan ibadah sholat Idul Adha di kompleks Yayasan Pendidikan Adjeng Suharno, di Pacet, Majalaya, Jawa Barat, Rabu (22/08).

Sholat Ied yang dilaksanakan mulai pukul 06.30 pagi itu, dihadiri para jamaah dari daerah sekitar dan pengurus Yayasan Adjeng Suharno. Suharno menjadi khatib dalam kesempatan ini.

Dalam khutbahnya, Suharno menyebutkan bahwa tahun ini merupakan tahun politik. Dimana segala ujaran kebencian, fitnah dan ghibah baik secara langsung maupun melalui media sosial ataupun media pemberitaan santer didengungkan pihak-pihak yang sengaja ingin mengacaukan peta perpolitikan di Indonesia.


Andi Arief Dipanggil Bawaslu, Ruhut: Seperti Buah Simalakama

“Di Tahun politik ini hindari Ghibah dan Fitnah. Ghibah membuka aib orang lain dan dosanya lebih besar dari pada zinah dan disamakan dengan memakan bangkai sesamanya. Sedangkan fitnah lebih kejam dari pada pembunahan,” ujar Suharno.

Ia menuturkan bahwa ghibah dan fitnah dosanya akan terus bergulir dan perbuatannya akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak, bahkan yang mendenguskan ghibah tersebut amalannya akan habis dan hangus.

Tak Ada yang Bagus Dimata Lawan Jokowi, Asian Games Juga Kena Nyinyir

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata