logo


Dua Ikon NTT Ini Dipromosikan di Expo dan Conference Indonesia Multievent 2018

Dua keunggulan NTT itu bersanding bersama sejumlah produk unggulan lainnya seperti alpukat Pasaman Barat, kopi Bondowoso, kopi dan teh tarik khas Aceh

21 Agustus 2018 17:25 WIB

Essau Nalle sedang memetik Sasando dalam acara grand opening Expo dan Conference Indonesia Multievent 2018 di halaman kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Minggu (20/8/2018). Sasando merupakan alat musik tradisional asal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Essau Nalle sedang memetik Sasando dalam acara grand opening Expo dan Conference Indonesia Multievent 2018 di halaman kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Minggu (20/8/2018). Sasando merupakan alat musik tradisional asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Dok. Kemendesa PDTT

Dalam sambutannya, Sesditjen PDT Razali mengatakan, tujuan diadakannya expo ini adalah untuk memeriahkan rangkaian Asian Games 2018 sekaligus ajang promosi produk-produk di daerah tertinggal.

"Semoga penyelenggaraan Asian Games 2018 lancar, dan Indonesia dapat mengumpulkan medali sebanyak-banyaknya," ujarnya berharap.

Grand opening yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut tidak hanya menarik pengunjung lokal, tetapi juga pengunjung mancanegara.


Dana Desa: Tekan Urbanisasi, Bangkitkan Kemandirian

Bahkan perwakilan kontingen RRC sengaja datang untuk belajar kebudayaan Indonesia, sekaligus mencicipi berbagai produk unggulan Indonesia seperti teh tarik dam kopi khas Aceh, juga alpukat Pasaman Barat.

“Saya sangat suka rasa teh ini, perpaduan antara manis dan kadar pahit yang pas. Rasa alpukat ini juga manis dan gurih. Saya tidak pernah makan alpukat senak ini,” tutur salah seorang kontingen RRC.

Grand Opening Expo dan Conference Indonesia Multievent 2018 Panen Simpati Kontingan Mancanegara

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas