logo


Pakar Minta Proyek EBT Harus Peka Lingkungan

Hal ini dilakukan agar dampak operasional proyek pembangkit minim terhadap ekologi

21 Agustus 2018 12:43 WIB

Orangutan Sumatera.
Orangutan Sumatera. lintas-sumatera.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Guru Besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Yanto Santosa, mengatakan, pembangunan proyek pembangkit berbasis energi terbarukan (EBT) yang dicanangkan pemerintah harus terlebih dahulu memerhatikan kelestarian ekologi dan habitat satwa liar agar tidak memicu kerusakan lingkungan.

Dikatakan Yanto, hal ini dilakukan agar dampak operasional proyek pembangkit minim terhadap ekologi, termasuk keberadaan orangutan.

“Jika dilihat urgensinya (proyek energi terbarukan) memang sangat penting, jangan dipertentangkan, harus tetap berjalan dengan solusi dampak minimal bagi orangutan,” tuturnya, dalam keterangan pers yang diterima, kemarin.


KESDM Tengah Menggodok Regulasi Pajak Penjualan Minyak KKKS

Di kesempatan berbeda, Pakar konservasi sumber daya hutan dan ekowisata IPB, Ricky Avenzora, mengungkapkan, saat ini ada upaya-upaya yang diduga menggunakan segala cara untuk menjegal pembangunan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan.

Soal Pembatasan Impor Barang Migas, Begini Respon Pengusaha Lokal

Halaman: 
Penulis : Riana