logo


Soal Utang ke Pertamina, Dirjen Anggaran Kemenkeu: Sudah Kita Cicil..

Tunggakan yang harus dibayarkan masih ada sisa Rp 9,7 triliun untuk subsidi BBM.

21 Agustus 2018 10:49 WIB

Selang pengisian BBM.
Selang pengisian BBM. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan sudah mulai mencicil pembayaran tunggakan subsidi energi yang ditanggung oleh PT Pertamina (Persero) yang sebesar Rp 20 triliun.

Dirjen Anggaran Kemenkeu, Askolani, memaparkan, utang subsidi hasil audit BPK tahun 2017 khusus subsidi solar Rp 20 triliun, sedangkan untuk hasil audit tahun 2016 sudah dicicil sejak tahun ini.

"Kalau 2016 kan sudah kita cicil. Mudah-mudahan nggak lama, 2019 selesai. 2017 nanti kita lihat. Jadi yang penting itu dipembukuan Pertamina dia sudah nggak rugi lagi, bahwa itu kemudian disupport pemerintah disesuaikan dengan kemampuan fiskal kita," beber dia di Jakarta, Senin (20/8).


BBM Satu Harga, Sebuah Terobosan Pembangunan yang Berhasil

Diketahui, Pemerintah sendiri sudah membayar tunggakan subsidi kepada Pertamina sebesar Rp 12,3 triliun dari total Rp 22 triliun untuk periode Januari-April 2018. Tunggakan yang harus dibayarkan pun masih ada sisa Rp 9,7 triliun untuk subsidi BBM.

"Kita semuanya mengacunya pada audit. Kalau auditnya BPK memang ada kekurangan subsidi maka biasanya pemerintah akan mengsupport itu, kemudian nanti penyelesaiannya bertahap sesuai dengan kita lihat perencanaan fiskal kita supaya nanti seimbang," tuntasnya.

Sabet Best Contact Center, Ombudsman Puji Kinerja Pertamina

Halaman: 
Penulis : Riana