logo


Perbedaan 'Lupa' Pil KB dengan Pilpres Menurut Sandiaga Uno

Sandi menyebut makin sedikit masyarakat yang tidak percaya dengan demokrasi

21 Agustus 2018 01:30 WIB

Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno saat mengunjungi Pasar Induk Kramat Jati.
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno saat mengunjungi Pasar Induk Kramat Jati. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sandiaga Uno mengatakan politik di Indonesia mengalami degradasi. Ia menyebut makin sedikit masyarakat yang tidak percaya dengan demokrasi.

"Politik kita mengalami degradasi. Tahun 1995 partisipasi pemilu kita hampir 92 persen. Tahun lalu terakhir kali kita pemilu, kita angkanya di bawah 70 persen. Berarti semakin sedikit yang percaya dengan demokrasi kita," kata Sandiaga di diskusi KOPI Demokrasi 'Anak Muda, Demokrasi, dan Ekonomi', di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/8).

Menurutnya, menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi karena pemimpin yang lupa akan janji kampanyenya. Sandi lalu membandingkan Pil KB dengan Pilpres.


Mahfud Melarang Golput Agar Orang Jahat Tak Pimpin Negara

"Tahu nggak bedanya pil KB sama pilpres? Pil KB kalau lupa, jadi. Pilpres, kalau jadi, lupa. Pilkada juga begitu. Akhirnya dampaknya pada demokrasi begitu. Akhirnya kenyataan nggak sesuai dengan harapan. Begitu selesai (kampanye), ya sudah," jelasnya.

Andi Arief Mangkir, Gerindra: Layaknya Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata