logo


Begini Pesan Kasad untuk Pangdam I/Bukit Barisan yang Baru

Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah resmi dilantik menjadi Pangdam I/Bukit Barisan mengantikan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo, S.I.P.

20 Agustus 2018 19:31 WIB

Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah resmi dilantik menjadi Pangdam I/Bukit Barisan mengantikan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo, S.I.P.  Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono di Mabes AD, Jakarta, Senin (20/8).\n
Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah resmi dilantik menjadi Pangdam I/Bukit Barisan mengantikan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo, S.I.P. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono di Mabes AD, Jakarta, Senin (20/8). ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah resmi dilantik menjadi Pangdam I/Bukit Barisan mengantikan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo, S.I.P.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono di Mabes AD, Jakarta, Senin (20/8).

Kasad berpesan kepada pejabat baru Pangdam IM yang membawahi komando kewilayahan di Provinsi Aceh dan Pangdam I/BB Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau agar dapat merangkul semua lapisan masyarakat. Serta dapat diterima oleh segenap kalangan, baik dari pemerintahan, partai politik sampai rakyat di level bawah.


Simak! Mahfud MD Ungkap Modus Korupsi Anggota Dewan: Saudara akan Alami Kalau...

“Yang diharapkan mampu menyatukan berbagai kepentingan guna mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang masih ada,” tuturnya.

Menurut Kasad, wilayah Bukit Barisan memiliki potensi ancaman yang datang dari luar, khususnya dari Selat Malaka. Pasalnya selat ini merupakan jalur pelayaran penting di dunia dengan tingkat kejahatan dan penyelundupan tinggi di kawasan Asia.

“Selat ini juga sangat rentan terhadap penyalahgunaan Narkoba dan kriminalitas,” tambahnya.

Oleh karena itu, Pangdam I/Bukit Barisan harus mampu memelihara dan tingkatkan kewaspadaan dalam upaya mengelola dan mengantisipasi potensi konflik yang dapat timbul.

“Selenggarakan tugas-tugas yang diamanahkan dalam Undang-undang dengan baik, laksanakan pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan TNI AD secara profesional,” pungkasnya.

Diketahui, upacara pelantikan ini dihadiri oleh Wakasad, Irjenad, para Asisten dan Kasahli Kasad, para Pangkotama, Komandan, Direktur, dan Kepala Balakpus TNI AD, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana beserta jajarannya, serta para Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI AD.

 

Fadli Zon Desak Jokowi Jadikan Gempa Lombok Bencana Nasional

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana