logo


Bukan Ahli Strategi Perang, Demokrat Ragu Prabowo-Sandi Tepat untuk #2019GantiPresiden

Andi berharap Prabowo-Sandi tidak berfikir bahwa Pilpres 2019 adalah ulangan dari Pilkada DKI Jakarta dengan membawa sentimen agama untuk menang.

11 Agustus 2018 08:38 WIB

Prabowo dan Sandiaga Uno
Prabowo dan Sandiaga Uno Istimewa

"Memang nanti Prabowo akan berargumen bahwa waktu masih 8 bulan lagi. Tapi bukankah Jokowi juga akan bekerja juga dalam waktu yang sama dalam dua bulan itu. Kardus cuma alat yg tidak dapat mengubah semua keadaan," ujarnya.

Andi berharap Prabowo-Sandi tidak berfikir bahwa Pilpres 2019 adalah ulangan dari Pilkada DKI Jakarta dengan membawa sentimen agama untuk menang.

"Prab-Sandi mudah2an bisa keluar dari ilusi bahwa Pilpres 2019 adalah ulangan pilkada Jakarta dimana sentimen agama akan membuat kemenangan. Cliffort Geertz sudah menulis lama bahwa fenomena agama di Jawa Timur dan Jawa Tengah punya karakteristik sendiri," katanya.


Gerindra Lupakan 'Jenderal Kardus'

Andi mengaku ragu Prabowo-Sandiaga adalah pasangan yang tepat untuk gerakan #2019GantiPresiden.

"Saya skeptical dengan Prabowo-Sandi sebagai pasangan tepat yang dinanti tagar #2019GantiPresiden. Namun Kami akan tetap komit ikut memperjuangkannya," ungkap Andi.

Elektabilitas Rendah, Demokrat: Entah Logika Logistik Apa Bisa Memenangkan Prabowo-Sandi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata