logo


KPR Syariah vs KPR Konvensional, Mana yang Cicilannya Lebih Murah?

Kalau melihat cicilannya di awal tenor, mungkin saja KPR Syariah tampak lebih mahal daripada KPR konvensional, tapi sebenarnya gak gitu juga.

7 Agustus 2018 13:23 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

Kalau dikalkulasikan betul-betul, jumlah cicilan berikut bunga pada KPR konvensional atau laba pada KPR syariah, akan sama saja pada saat masa cicilan (tenor) berakhir.

"Totalnya hampir sama karena setelah itu bank konvensional melakukan adjusment kan, floating-nya ada yang 13 persen," kata Huda.

Kalau kamu memang memilih KPR syariah berdasarkan keyakinan bahwa itu KPR yang halal, maka gak masalah. Kelihatannya aja cicilannya lebih gede daripada KPR konvensional, tapi kalau ditotalkan sih sebenarnya sama aja.


Catat! Ini yang Wajib Disiapkan Sebelum Ajukan KPR DP 0%

Kalau cicilan per bulannya saja sudah Rp 5 jutaan, berapa besar gaji minimal yang harus dimiliki calon pembeli rumah? Kalau mengutip Kompas.com, Minggu (5/8) lalu, yang telah menghitungnya dengan kalkulator Bank BTN, minimal gaji adalah Rp15,48 juta.

Skema pembayaran yang digunakan adalah akad murabahah dengan margin per annum 14%. Dengan skema ini tenor maksimalnya harus 180 bulan atau 15 tahun.

Merujuk Bank Indonesia (BI), besar cicilan maksimum KPR yaitu 30% dari total gaji, maka minimal gaji yang harus dimiliki calon pembeli untuk beberapa harga rumah adalah sebagai berikut:

Mau KPR yang Gak Pake Bunga? Ada Kok Nih!

Halaman: 
Penulis : Riana