logo


Adjeng Suminar Apresiasi Pemecahan Rekor Dunia Senam Poco-Poco

Setidaknya sebanyak 65 ribu peserta memenuhi lapangan silang Monas dan wilayah sekitarnya untuk menarikan bersama senam poco-poco.

5 Agustus 2018 13:22 WIB

Adjeng Ratna Suminar
Adjeng Ratna Suminar Dok. Jitunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesia pagi ini, Minggu (5/8), menjadi sorotan dunia setelah berhasil memecahkan rekor muri atau Guinnes World Records Poco-poco. Setidaknya sebanyak 65 ribu peserta memenuhi lapangan silang Monas dan wilayah sekitarnya untuk menarikan bersama senam poco-poco.

Hadir dalam hajatan akbar tersebut Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi. Hadir juga Wapres Jusuf Kalla serta istri, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan sejumlah menteri Kabinet Kerja serta beberapa kepala lembaga.

Politisi PDI Perjuangan, Dr. Hj. R. Adjeng Ratna Suminar, SH, M.M, mengatakan, selain menunjukkan kebesaran Indonesia kepada dunia, kegiatan ini juga dapat diartikan sebagai wujud semangat juang rakyat Indonesia menyambut bulan kemerdekaan Indonesia. Apalagi Indonesia juga saat ini akan menjadi tuan rumah pesta olahraga akbar di tanah Asia yakni Asian Games yang digelar di Jakarta dan Palembang.


Sonny Tinjau Langsung Pemanfaatan Dana Desa di Provinsi Jawa Timur

"Itu sangat bagus sekali, tentu momen ini dapat digunakan untuk mengenalkan kesenian dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia," kata Adjeng menjelaskan di Jakarta, Minggu (5/8).

Selain itu, imbuh Adjeng yang merupakan Caleg PDI Perjuangan dari dapil Jawa Barat 2 ini, pemecahan rekor dunia pagi ini tentunya juga bentuk pelestarian budaya asli Indonesia, dan diharapkan dapat meningkatkan Industri pariwisata Indonesia.

Pemecahan rekor senam poco-poco tersebut dilakukan oleh 65 ribu peserta dari beberapa instansi yakni TNI, Polri, Kejaksaan Agung, BNPB. Mereka kompak menggunakan kaos berwarna putih, celana dan sepatu berwarna putih. Selain itu, untuk menyimbolkan semangat juang masyarakat Indonesia para peserta juga menggunakan pengikat kepala dan pinggul berwarna merah dengan motif batik kuning keemasan.

Untuk diketahui, pemecahan rekor tersebut digelar di arena car free day, mulai dari halaman Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Silang Monas, Bundaran Hotel Indonesia, hingga Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin. Sejumlah titik lainnya di Tanah Air juga ikut bersama menggelar senam poco-poco.

Pemecahan rekor dunia tari poco-poco diinisiasi oleh pemerintah melalui Kemenpora dan Kemenkes. Pada kesempatan itu pula, diberikan sejumlah penghargaan diantara untuk pencipta lagu poco-poco Arie Sapullette dan penyanyi lagu poco-poco Yopie Latul. Termasuk penyelenggara pemecahan rekor dunia poco-poco dan pionir tari poco-poco. Selain menyambut HUT ASEAN ke 51 dan Asian Games 2018, pemecahan rekor dunia poco-poco bertujuan untuk kampanye sehat dan bugar. Kampanye ini dilakukan agar anak-anak generasi penerus bangsa dapat menjadi generasi yang aktif dan tidak malas bergerak.

Rayakan Anniversary, Billy Syahputra Ajak Para Fans Karaokean di Melly Glow PGC Cililitan, Jakarta Timur

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan