logo


Ilal Ferhard Mangkir dari Panggilan Polisi, Praktisi Hukum Ingatkan Soal UU Advokat

Ilal Ferhard dilaporan Ketua Umum Barisan Advokat Bersatu (Baradatu) atas dugaan penggelapan uang.

3 Agustus 2018 12:37 WIB

llal Ferhard
llal Ferhard tabloidbintang.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Rabu (1/8) lalu, Polres Jakarta Pusat melakukan panggilan kepada pengacara, Ilal Ferhard. Namun ternyata, mantan suami Regina Andriane itu memilih untuk mangkir.

Diketahui sebelumnya, Ilal Ferhard dilaporan Ketua Umum Barisan Advokat Bersatu (Baradatu), Herwanto Nurmansyah, ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan uang.

Dalam Laporan Polisi Nomor: TBL/1095/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimum Tertanggal 28 Februari 2018, kasusnya kemudian dilimpahkan ke Polres Jakarta Pusat.


Polda Metro Jaya Segel Akses Pergudangan Parsial 19

Kuasa Hukum Ilal Ferhard, Gus Bejo, beralasan, pihaknya tidak bisa menghadirkan Ilal karena belum ada surat tembusan dari organisasi pengacara yang menaungi kliennya.

“Dan kami belum bisa menghadirkan klien kami sebelum ada tembusan serta melalui tahapan sesuai AD/ART Advokat,” ujar Gus Bejo melalui pesan singkat, Rabu (2/8) malam.

Ia pun lantas mengklaim bahwa pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Kapolres Jakarta Pusat dan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat.

“Yang kami jelaskan dalam surat tersebut teknis pemanggilan dari kepolisian ke lawyer atau advokat harus melalui beberapa tahapan karena terikat kode etik advokat,” sambungnya.

Namun ternyata, pernyataan Bejo berbeda dengan apa yang disampaikan Praktisi Hukum, M Zakir Rasyidin. Zakir mengatakan, memang ada Undang-undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003 yang mengatur tentang hak imunitas advokat.

Laporkan Ilal Ferhard Atas Dugaan Penggelapan Uang, Ketum Baradatu Beri Keterangan ke Polisi

Halaman: 
Penulis : Riana