logo


Ini Target Jonan Usulkan Subsidi Sambung Listrik

Inisiasi Jonan tersebut sudah diusulkan dan mendapat tanggapan positif dari Komisi VII DPR RI

2 Agustus 2018 21:01 WIB

Warga memeriksa jaringan listrik miliknya di salah satu Rusun di Jakarta, Rabu (5/7).
Warga memeriksa jaringan listrik miliknya di salah satu Rusun di Jakarta, Rabu (5/7). Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rendahnya kemampuan masyarakat kelas bawah dalam melakukan penyambungan listrik menjadi dasar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengusulkan pemberian subsidi tarif sambung listrik bagi pelanggan listrik PLN golongan 450 VA dan 900 VA tidak mampu di tahun 2019.

"Arahannya (Presiden) adalah masyarakat Indonesia harus mendapat layanan listrik. Sekarang banyak listrik di desa-desa yang tiangnya sudah ada, tapi belum nyambung ke rumah-rumah. Bukan karena nggak mampu bayar bulanannya, bulannya mampu Rp 70.000 hingga Rp 100.000, tetapi (biaya) pasang listrik itu bisa sampai Rp 1-1,5 juta," ungkap Jonan di kantor Kementerian ESDM, belum lama ini.

Inisiasi Jonan tersebut sudah diusulkan dan mendapat tanggapan positif dari Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pemerintah kini masih menghitung besaran subsidi yang akan dikeluarkan nantinya.


Tragedi Pipa Minyak Bocor di Balikpapan, Pakar Hukum Kemaritiman: Jangan Salahkan Pertamina!

Jonan mengkalkulasi, dengan asumsi subsidi akan diberikan kepada satu juta rumah tangga, jika subsidi biaya sambung diputuskan sebesar satu juta rupiah, maka total subsidi yang akan dikeluarkan oleh negara sebesar 1 triliun rupiah.

"Kita masih hitung subsidinya. Misalnya kalau 1 juta rumah mungkin dikali Rp 1 juta (biaya sambung), jadi ya total subsidinya sekitar Rp 1 triliun," rinci Jonan.

Mobil Listrik Tingkatkan Ketahanan Energi Nasional

Halaman: 
Penulis : Riana