logo


Ternyata Ini Alasan Pemerintah Tunjuk Pertamina Operatori Blok Rokan!

Pertamina akan bertindak sebagai operator Blok Rokan dari tahun 2021 hingga 2041.

1 Agustus 2018 13:30 WIB

Ilustrasi, ladang pengeboran migas.
Ilustrasi, ladang pengeboran migas. shutterstock

"Ada tiga hal itu yang menjadi dasar kita, yakni signature bonus, komitmen kerja pasti, kemudian potensi pendapatan negara," beber Arcandra di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, kemarin.

Ia menuturkan, signature bonus yang ditawarkan Pertamina adalah sebesar 784 juta dolar AS atau sekitar Rp 11,3 triliun. Lalu, untuk nilai komitmen pasti sebesar 500 juta dolar AS atau Rp 7,2 triliun dalam menjalankan aktivitas eksploitasi migas.

“Dengan pengajuan tersebut, selama 20 tahun ke depan Blok Rokan akan memberikan pendapatan negara sebesar 57 miliar dolar atau sekitar Rp 825 triliun. Penawaran Chevron jauh dibawah penawaran Pertamina," kata Arcandra.


Selamat! Akhirnya Blok Rokan Jatuh ke Tangan Pertamina

“Kemudian adalah diskresi. Karena ini adalah menggunakan gross split, Pertamina meminta diskresi 8 persen. Yang diajukan pertamina dan pemerintah sepakat dengan Pertamina," tuntas Arcandra.

 

Resmi Kuasai Blok Rokan, Pertamina Janjikan Hal Ini!

Halaman: 
Penulis : Riana