logo


Divestasi Satu-satunya Opsi yang Rasional untuk Ambil Alih Freeport

Fahmy juga menyebut, divestasi saham Freeport hingga 51 persen akan memberikan beberapa manfaat ekonomi.

24 Juli 2018 19:22 WIB

Ilustrasi pertambangan Freeport Indonesia.
Ilustrasi pertambangan Freeport Indonesia. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, menyebut, divestasi saham 51 persen merupakan satu-satunya pilihan yang rasional diterapkan untuk mengambil alih Freeport.

"Divestasi saham 51 persen merupakan satu-satunya opsi yang paling rasional, paling bisa diterapkan dan 'affordable' untuk bisa dibeli," papar Fahmy dalam diskusi Forum Medan Merdeka 9 di Kantor Kementerian Kominfo Jakarta, kemarin.

Lebih jauh, Fahmy menjelaskan, opsi lainnya yakni nasionalisasi Freeport merupakan cara yang 'impossible' untuk dilakukan dengan risiko Indonesia akan terdampak sanksi ekonomi dan tekanan dari Amerika Serikat.


Divestasi PT Freeport Indonesia, HoA Bagian Terberat

Lebih jauh, Fahmy juga menyebut, divestasi saham Freeport hingga 51 persen akan memberikan beberapa manfaat ekonomi.

“Di antaranya peningkatan pendapatan dari deviden, pendapatan pajak dan royalty, yang akan ditentukan dari besaran pendapatan tahun PTFI,” tandasnya.

 

Dua Hal Ini Diklaim Bakal Dipelajari Bukit Asam dari Freeport

Halaman: 
Penulis : Riana