logo


Ini Dia Cara Jitu Budidaya Buah Gandaria..

Musim berbunga tanaman ini adalah Agustus sampai September dan buah masak pada Desember sampai Januari

22 Januari 2015 12:26 WIB

Buah gandaria memiliki bau khas yang menyengat dan memiliki rasa agak asam hingga manis. FOTO : ISTIMEWA
Buah gandaria memiliki bau khas yang menyengat dan memiliki rasa agak asam hingga manis. FOTO : ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pohon dengan nama ilmiah Bouea macrophylla Griff ini menyerupai pohon mangga dan tingginya mencapai 20 m. Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara dan tumbuh baik pada ketinggian 5-800 mdpl. Selanjutnya tersebar mulai dari Malaysia, Indonesia dan Amerika yang beriklim tropika. Musim berbunga tanaman ini adalah bulan Agustus sampai September dan buah masak pada bulan Desember sampai Januari.

Ciri-ciri. Pohon gandaria mempunyai tinggi hingga mencapai 27 meter. Pohon yang ditetapkan sebagai flora identitas Jawa Barat ini memiliki tajuk yang membulat, rimbun dengan untaian daunnya yang berjuntai. Pohon ini lambat pertumbuhannya.

Daun gandaria berbentuk bundar telur memanjang sampai lanset atau jorong. Permukaan daun mengkilat dan mempunyai ujungnya yang runcing. Ukuran daunnya berkisar antara 11- 45 cm (panjang) dan 4 – 13 cm (lebar).


Setahun Lebih Ditanam, PKK Jakarta Ikut Panen Perdana Jahe Merah

Bunga gandaria muncul dari ketiak daun dan berbentuk malai. Bunga berwarna kekuningan yang kemudian berubah kecoklatan.

Buah gandaria berbentuk agak bulat dengan diameter antara 2.5-5 cm. Buah gandaria yang masih muda berwarna hijau. Ketika mulai tua dan matang buah berwarna kuning hingga jingga. Buah gandaria memiliki daging buah yang mengeluarkan cairan kental. Buah ini memiliki bau khas yang menyengat dan memiliki rasa agak asam hingga manis.

Untuk perbanyakan pohon gandaria (Bouea macrophylla) bisa melalui persemaian biji ataupun dengan cara mencangkok.

Syarat Tumbuh. Gandaria adalah tumbuhan tropik basah dan dapat tumbuh pada tanah yang ringan dan subur. Tumbuh liar di hutan dataran rendah di bawah 300 mdpl, tetapi dalam pembudidayaan telah berhasil ditanam pada ketinggian sekitar 850 m dpl.

Pedoman Budidaya. Gandaria umumnya diperbanyak dengan benih, tetapi mudah juga diperbanyak dengan cangkokan dan tempelan. Semai atau tanaman yang diperbanyak melalui klon ditanam dalam barisan dengan jarak tanam 10x12 m, dan memerlukan naungan ringan selama beberapa bulan.

Pemeliharaan. Untuk memperpendek masa vegetatif dianjurkan pemupukan dengan pupuk kandang, urea, dan pupuk buatan lainnya, agar kecepatan tumbuhnya meningkat pada tahun-tahun pertama.

Panen. Biasanya panen pertama untuk tanaman yang berasal dari semai adalah 8-10 tahun setelah tanam, atau kalau berasal dari perbanyakan vegetatif hanya 5-6 tahun.

UNS Solo Gelar Workshop Diseminasi Hasil Penelitian Pengembangan Agribisnis Kopi

Halaman: 
Penulis : Riana