logo


Kadin : Devisa Bebas Perlu Dirombak

Kelonggaran devisa ternyata lebih banyak menguntungkan negara asing.

22 Januari 2015 12:28 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Persoalan arus investasi yang selama ini terlalu lancar masuk ke Indonesia harus dijaga dan suistanble agar tidak terganggu, namun devisa bebas harus dimodifikasi.

Kelonggaran devisa bebas ternyata menguntungkan Singapura. Kendati Bank Indonesia sudah melakukan pengawasan terkait kewajiban melaporkan hasil devisa.

Bila koorporasi hanya mendapat pendanaan dari bank pemerintah, ternyata hal itu belum maksimal.


Pemerintah Sambut Baik RUU Perubahan Atas UU Jalan

"Pendanaan  dari pinjaman bank pemerintah wajib melaporkan hasil devisa mereka ke BI, tapi kalau pinjaman didapat dari pendanaan asing tidak wajib melapor ke BI, modifikasi ini yang dianggap perlu diusulkan kepada pemerintah," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia.

Kedepannya Kadin berharap bahwa modifikasi ini dapat menarik kembali devisa Indonesia sehingga tidak mengunntungkan negara lain, regulasi tersebut akan menjadi usulan kepada pemerintahan Joko Widodo.

Jokowi Harap Tol Semarang-Demak Seksi 2 Dukung Pertumbuhan Pusat Ekonomi Baru di Jateng

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Vicky Anggriawan