logo


Ini Syarat Mutlak Perpanjangan IUPK Freeport Indonesia

KLHK akan terus memantau perkembangan perbaikan lingkungan di salah satu tambang terbesar dunia itu

13 Juli 2018 10:01 WIB

Penandatangan divestasi saham Freeport ke Inalum.
Penandatangan divestasi saham Freeport ke Inalum. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menegaskan kepada PT Freeport Indonesia (PT FI) bahwa perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Operasi Produksi 2x10 tahun dapat diberikan setelah Kementerian ESDM mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK).

Penegasan tersebut diutarakan Jonan usai penandatangan Pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI), di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis (12/7).

"Satu catatan penting, untuk mendapatkan perpanjangan 2x10 tahun itu persyaratannya harus sudah ada rekomendasi tertulis dari Ibu Menteri KLHK, karena itu disyaratkan di Undang-undang Minerba (Mineral dan Batubara) bahwa perpanjangan itu bisa diberikan dengan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan hidup atau tidak ada masalah dengan lingkungan yang serius yang tidak ditangani Freeport Indonesia," tutur Jonan.


Akhirnya, Inalum Caplok 51 Persen Saham Freeport

Menanggapi hal tersebut, Menteri LHK, Siti Nurbaya, mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan perbaikan lingkungan di salah satu tambang terbesar dunia itu.

"Harapan kita, Pemerintah dan masyarakat sama, atas penguasaan saham mayoritas Freeport Indonesia oleh PT Inalum, kita mengharapkan pengelolaan lingkungan Freeport Indonesia akan terus ditingkatkan," ujar Siti.

Fantastis! Ini Dana Pemerintah Untuk Caplok Saham Freeport

Halaman: 
Penulis : Riana