logo


Airlangga Lobi SBY Masuk Koalisi Jokowi, Bamsoet: Kita Ajak SBY Membangun Bangsa

Bambang berharap publik tak berspekulasi bahwa pertemuan tersebut merupakan bentuk upaya Golkar untuk membentuk poros baru yang kontra Joko Widodo.

12 Juli 2018 11:23 WIB

Airlangga Hartarto bertemu SBY.
Airlangga Hartarto bertemu SBY. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Selasa (11/7) lalu.

Ketua DPR RI yang juga merupakan politisi Golkar, Bambang Soesatyo, menyebut pertemuan itu menjajaki kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat dalam mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019 nanti.

Bambang berharap publik tak berspekulasi bahwa pertemuan tersebut merupakan bentuk upaya Golkar untuk membentuk poros baru yang kontra Joko Widodo.


SBY Beri Respons Positif Tawaran Gabung Koalisi Jokowi

"Itu silaturahmi politik biasa saja. Saling menjajaki dan tidak menutup kemungkinan Pak Airlangga justru mengajak Pak SBY mendukung Pak Jokowi. Jadi jangan terlalu berspekulasi dibalik-balik," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

Bamsoet menambahkan, pertemuan itu sebetulnya perlu dimaknai sebagai upaya Golkar untuk mengajak Demokrat turut serta membangun bangsa dan negara kedepan.

"Justru kita mengajak Pak SBY membangun bangsa bersama Pak Jokowi,” imbuhnya.

Jika ada spekulasi yang menyebut pertemuan tersebut merupakan bentuk upaya Golkar membentuk poros baru dengan Partai Demokrat, kata pria yang akrab disapa Bamsoet itu, itu adalah cara-cara mengadudomba Jokowi dan Golkar.

"Yang pasti Golkar tetap konsisten mendukung Pak Jokowi dengan atau tanpa kita sebagai wapresnya. Tapi harapan besar kita memang wapres Pak Jokowi adalah Pak Airlangga. Tapi semua kembali kepada Pak Jokowi untuk memilih. Karena hanya beliau yang tahu siapa yang bisa mendampingi beliau 5 tahun ke depan,” ujarnya.

Tidak Rela Anies Maju Pilpres, Mahfuz Singgung Ganasnya Pilgub DKI 2017

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas