logo


Tanggapi Adanya 259 SKTM Bodong, Bamsoet Akan Lakukan Hal Ini

Dalam penerimaan peserta didik baru ditemukan SKTM palsu. Bagaimana sikap DPR?

9 Juli 2018 18:30 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo
Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) angkat bicara terkait ditemukannya 259 Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bodong dalam penerimaan peserta didik baru (PPBD) di sejumlah sekolah SMA favorit di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng).

Menurutnya Komisi X DPR RI harus mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk segera mencabut seluruh SKTM bodong tersebut dan meningkatkan pengawasan terhadap setiap pengajuan SKTM di sekolah-sekolah seluruh Indonesia.

“Pengawasan ini penting agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” ujar Bamsoet di Gedung DPR RI, Jakarta, pada hari Senin (9/7).


DPR Kunjungi BNPT dan Metro Jaya, Pastikan Asian Games Aman dari Teror

Politisi Partai Golkar ini meminta Komisi X DPR RI mendorong Kemendikbud agar dapat memberikan SKTM hanya kepada siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu yaitu minimal kuota sebanyak 20% siswa dari PPDB sesuai dengan Permendikbud Nomor 14 tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.

Desak KPU Untuk Umumkan Hasil Pilkada 2018, Bamsoet: Jangan Diulur-ulur

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Uty Saifin Nuha
 
×
×