logo


Budi Gunawan Laporkan Abraham Samad ke Kejaksaan Agung

Ada yang salah dalam prosedur hukum penetapan tersangka atas Budi Gunawan

21 Januari 2015 11:17 WIB

Ketua KPK Abraham Samad (Ist)
Ketua KPK Abraham Samad (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa mengungkapkan, langkah hukum yang diambil oleh Komjen Budi Gunawan yang melaporkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kejaksaan Agung (Kejagung) adalah langkah yang bagus.

"Itu sesuatu langkah hukum yang bagus dalam kepastian hukum. Itu ditempuh, bisa menjelaskan persepsi orang, ada yang salah atau tidak dengan penetapan dirinya sebagai tersangka," ungkap Desmond di Gedung DPR RI, Jakarta (21/1/2014).

Menurut politisi dari Partai Gerindra itu, memang ada yang salah dalam prosedur hukum penetapan tersangka atas Budi Gunawan. Desmond mengatakan, prosedurnya tidak benar karena pimpinan KPK hanya empat orang pada saat itu, karena Busyro Muqoddas sudah habis masa jabatannya.


Soal KUHP, Menkum HAM: Sosialisasi Dulu, Tidak Otomatis Berlaku

"Saya sependapat dengan kepolisian ada yang salah atas penetapan itu. Misal 4 orang (Pimpinan KPK), 4 orang itu tidak sah," ujar Desmond.

Diketahui, selain melakukan gugatan praperadilan atas status tersangka yang ditetapkan KPK, Komjen Budi Gunawan melalui kuasa hukumnya akan melaporkan dua pimpinan KPK yang menandatangani penetapan tersangka tersebut.

"Kita melaporkan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto ke Kejaksaan Agung. Saya sudah mendapat surat kuasa yang ditandatangani Pak Budi Gunawan," kata pengacara Budi Gunawan, Razman Arif Nasution saat dikonfirmasi lewat telepon.

Jokowi Tunda RKUHP, Ray Rangkuti: Menunda Itu Taktik untuk Meloloskan

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin, Vicky Anggriawan