logo


Buwas Resmikan Teknologi Baru! Apakah Itu?

Teknologi ini bakal membantu petani dalam menjaga stabilitas harga salah satu komoditi pangan.

4 Juli 2018 15:46 WIB

Direktur utama Perum Bulog, Budi Waseso (kanan) meresmikan mesin penyimpanan dengan teknologi CAS di kompleks pergudangan Klampok, Kecamatan Wanasari Brebes.
Direktur utama Perum Bulog, Budi Waseso (kanan) meresmikan mesin penyimpanan dengan teknologi CAS di kompleks pergudangan Klampok, Kecamatan Wanasari Brebes. Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto

Sedangkan luas gudang jemur bawang adalah 391 m2 dengan detail bangunan terbagi menjadi 20 kopel dengan kapasitas simpan masing-masing sebanyak 13,6 ton konde askip.

Budi Waseso mengungkapkan bahwa gudang bawang merah CAS bakal berguna untuk menstabilkan harga bawang merah di tingkat petani bawang hingga konsumen di pasar.

Baca juga: Terungkap! Ini yang Dilakukan LeBron James Sebelum Pindah ke Lakers!


Aplikasi SIPB Untuk Ketahanan Pangan, Apa itu?

"Dengan sistem dan teknologi ini, bawang merah dapat disimpan tiga sampai enam bulan lamanya dengan nilai penyusutan maksimal 10 persen," ungkap Buwas.

Selain itu, mantan Kepala BNN tersebut yakin dengan teknologi ini kualitas bawang merah bisa dipertahankan dalam waktu lama sehingga harga tetap stabil.

"Jadi saat harga bawang tinggi, silakan petani menjual ke mana saja bebas. Tapi saat harga pasaran anjlok, Bulog akan serap bawang mereka dengan harga yang normal. Sehingga petani tetap mendapkan keuntungan yang layak," tandasnya.

Buwas: Kita Tangkap!

Halaman: 
Penulis : De Sukmono