logo


Ketua MPR Sebut Wacana Hak Angket PKPU Berlebihan

Zulkifli menilai peraturan yang telah diterbitkan oleh KPU sebaiknya dihormati terlebih dahulu

3 Juli 2018 14:48 WIB

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menilai sangat berlebihan dengan adanya wacana digulirkan Hak Angket Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang melarang eks-narapidana kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif.

“Berlebihan kalau harus angket, pansus macem-macem. PKPU kan sudah (terbit), Itu kan melarang narapidana menjadi calon. Nah saya kira pansus, angket berlebihan itu. Sama juga menurut saya mengada-ngada,” ujar Zulkifli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7).

Zulkifli menilai peraturan yang telah diterbitkan oleh KPU sebaiknya dihormati terlebih dahulu, terlebih peraturan tersebut juga belum di undangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).


Terbitkan Larangan Nyaleg Bagi Eks-Napi Korupsi, DPR akan Panggil KPU

“Kita hormati saja KPU, sudah jadi kan itu. Tapi Kumham kan belum mengundangkan. Jadi nanti kalau memang mau mendaftarkan kalau di tolak KPU bisa proses ke Bawaslu. Nah kita ikuti saja itu,” tuturnya.

Nih Sikap Fadli Zon Soal Larangan Caleg Mantan Koruptor

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata