logo


Gerindra: Masyarakat Belum Siap Menerima Perbedaan

Gerindra tentu tidak setuju dengan pemecatan guru tersebut, apalagi pemecatan dilakukan melalui pesan WhatsApp

1 Juli 2018 13:45 WIB

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani menanggapi soal dipecatnya guru karena memilih Ridwan Kamil yang tidak sesuai dengan kehendak yayasan.

Menurut Muzani, masyarakat belum siap menghadapi perbedaan. Meskipun demokrasi menghendaki adanya perbedaan, tetapi masyarakt belum siap menghadapi.

“Pola pemikiran kita di masyarakat kan bervariatif. Karena itu kesadaran bahwa demokrasi itu memungkinkan adanya perbedaan, memungkinkan adanya pandangan, saya kira itu harus disebarkan sehingga kita terbiasa berbeda, tapi sesungguhnya kita itu bersahabat, bersatu,” ucap Muzani di kediamannya di Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Minggu (1/7).


Politik Uang Masih Marak, Pilkada 2018 Tidak Demokratis

"Jadi itu adalah efek dari sebuah ketidaksiapan dari masyarakat kita dalam perbedaan dan itu terjadi di mana-mana," lanjutnya.

Amien Rais Didukung KUM, PAN Merasa Terhormat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata