logo


Insentif Migas, Dorong Investasi Pasti US$ 1 miliar

Peningkatan investasi migas dengan skema gross split, penerimaan negara atau government take lebih pasti

29 Juni 2018 06:30 WIB

Kilang minyak.
Kilang minyak. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kegiatan eksplorasi migas sudah bebas pajak, baik untuk kontrak bagi hasil migas skema gross split maupun skema cost recovery.

Skema gross split telah diatur dalam PP Nomor 53/2017 tentang Perlakuan Perpajakan Pada Kegiatan Usaha Hulu Migas Dengan Kontrak bagi Hasil Gross Split.

Sedangkan skema cost recovery diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27/2017 tentang Perubahan atas PP Nomor 79/2010 tentang Biaya Operasi Yang Dapat Dikembalikan dan Perlakuan Pajak Penghasilan di Bidang Usaha Migas.


Bangga! Pengelolaan Mitigasi Bencana oleh Badan Geologi Kementerian ESDM Jadi yang Terbaik di Dunia

Misalnya untuk kontrak skema gross split, ada 7 insentif terkait fiskal. Empat di antaranya pada tahap eksplorasi, yaitu bebas bea masuk impor atas barang operasi migas, PPN & PPnBM tidak dipungut atas perolehan dan pemanfaatan barang dan jasa operasi migas, PPh Pasal 22 tidak dipungut atas impor barang operasi migas, dan Pengurangan PBB 100 persen.

Gelar Posko Nasional ESDM Hari Raya Idul Fitri 2018, Penggunaan Premium RON 88 Meningkat 23 Persen

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata