logo


Fahri Hamzah: Prabowo sedang Bingung Soal Biaya Capres

Biaya politik di Indonesia sangat mahal. Untuk maju dalam Pilpres, seseorang minimal menyiapkan Rp 2,5 sampai 5 trilun.

25 Juni 2018 19:56 WIB

Fahri Hamzah saat memberikan orasi politik kebangsaannya di acara 20 Tahun Refleksi Reformasi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (21/5).
Fahri Hamzah saat memberikan orasi politik kebangsaannya di acara 20 Tahun Refleksi Reformasi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (21/5). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai penggalangan dukungan finansial yang dilakukan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merupakan bukti bahwa Prabowo tengah bingung mencari sumber logistik untuk membiayai pencalonannya.

Alasannya, kata Fahri, karena Prabowo bukanlah penguasa saat ini.

"Bingung karena dia engga berkuasa. Saya mendengar malah bisnis-bisnisnya pun seperti dihambat. Akhirnya engga punya uang, begitu mau maju lagi dari mana sumbernya? Engga ada pembiayaan‎," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (25/6/2018).


'Galang Perjuangan' Prabowo, PKB: Secara Pencintraan Kurang Bagus

Menurut Fahri biaya politik di Indonesia sangat mahal. Untuk maju dalam Pilpres, seseorang minimal menyiapkan Rp 2,5 sampai 5 trilun.

‎"Orang bilang perlu satu kandidat Rp 5 triliun. Minimal Rp 3 triliun ada yang bilang paling minimal Rp 2,5 triliun. Rp 2,5 triliun ini dari mana? 0 nya 12 itu boss. Dari mana duit itu. Itu yang membuat dia (Prabowo) bingung," katanya.

Bantah Fahri Hamzah, Fadli Zon: Gerindra Ingin Rakyat Berpartisipasi

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas