logo


Direktur EWI: Kami Khawatir, Barangnya Tidak Ada di Lapangan!

Kekhawatiran ini muncul terkait rencana pendistribusian Elpiji 3 Kg Non Subsidi.

25 Juni 2018 15:01 WIB

Pekerja melakukan Proses pengisian gas elpiji 3 kg milik PT.Pertamina Tanjung Priok.
Pekerja melakukan Proses pengisian gas elpiji 3 kg milik PT.Pertamina Tanjung Priok. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rencana penjualan gas elpiji 3 kilogram non subsidi mulai Juli 2018 dikhawatirkan membuat elpiji bersubsidi menjadi langka.

Oleh karena itu, Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdi­nand Hutahaean menegaskan bahwa Pertamina harus tetap berkomitmen menjamin kebutuhan masyarakat miskin.

Baca juga: Keluarga Republik: Di Sini Sensasinya Beda!


Catat! Ini Tanggal Peluncuran Produk Baru Pertamina!

Pasalnya, hal semacam ini pernah terjadi pada BBM dimana Pre­mium secara perlahan-lahan menghilang setelah kehadiran Pertalite.

"Harga gas elipiji 3 kg ber­subsidi tidak naik. Tapi kami khawatir, barangnya tidak ada di lapangan. Akhirnya, masyarakat nanti membeli yang non subsidi terus menerus," ungkap Ferdinand seperti dilansir RMOL.co (25/6).

Mentan: Kebijakan Dalam Sektor Pangan Harus Bermuara Pada...

Halaman: 
Penulis : De Sukmono