logo


Ini Dia Keunggulan dan Manfaat Jitu Jagung Manis..

Selain memiliki rasa yang lebih manis dibanding jagung biasa, namun jagung manis sangat rentan terhadap hama d

20 Januari 2015 08:55 WIB

Jagung manis atau Zea mays saccharata bukan sekadar sayuran, melainkan juga wholegrain. FOTO : ISTIMEWA
Jagung manis atau Zea mays saccharata bukan sekadar sayuran, melainkan juga wholegrain. FOTO : ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jagung merupakan tanaman asli Amerika Tengah, yang kemudian diperkenalkan ke seluruh dunia oleh penjelajah Spanyol. Tanaman jagung manis adalah salah satu tanaman komersial yang penting di banyak negara tropis dan sub-tropis.

Jagung manis atau Zea mays saccharata bukan sekadar sayuran, melainkan juga wholegrain. Ini berarti, makanan ini mempunyai manfaat kesehatan seperti halnya beras merah, pasta gandum, roti gandum, havermut, dan rye (sejenis gandum). Semua komponen dalam wholegrain (serat, antioksidan, vitamin, mineral, dan karbohidrat kompleks) bekerjasama untuk mencegah berbagai penyakit.

Berbeda dengan jagung umumnya, varietas jagung manis dipanen ketika masih muda dan segar karena gula dalam jagung lebih cepat terkonversi dengan pati.


Bali Bakal Menggelar Festival Manggis, Catat Tanggal Mainnya Ya!

Tanaman Jagung manis tumbuh dengan tinggi tanaman sekitar 7-10 meter. Tumbuh cepat ditanah yang subur, keringkan dan dengan kondisi kelembaban yang baik. Tergantung pada jenis varietas, tanaman siap untuk panen dalam 65-90 hari.

Selain memiliki rasa yang lebih manis dibanding jagung biasa, namun jagung manis sangat rentan terhadap hama dan penyakit. Jagung manis lebih banyak disukai oleh masyarakat, sehingga dari segi agribisnisnya memiliki nilai ekonomis lebih tinggi, karena jagung memiliki sifat sangat mudah dikonsumsi seperti dibakar, direbus bahkan bisa langsung dimakan tanpa diolah terlebih dahulu.

Mengapa jagung ini memiliki rasa yang manis? Karena secara biologis jagung manis berkembang dari tipe jagung biasa jenis dent dan flint, kemudian terjadi mutasi gen resesif sehingga menghambat perubahan gula menjadi pati. Maka kadar gula pada jagung manis meningkat mulai hari ke-5 hinggan hari ke-15.

Perbedaan dan keunggulan  dari jagung manis dibandingkan dengan jagung biasa, dilihat dari segi fisik, jagung manis memiliki ciri pada warna rambut yang keluar dari ujung tongkol. Jagung manis memiliki rambut berwarna putih, sedangkan jagung biasa berwarna merah kecoklatan. Jagung manis juga memiliki warna bulir atau biji lebih kuning muda karena mengandung lebih banyak tepung. Untuk jagung biasa jika dilakukan proses penjemuran akan menjadi keriput, sedangkan jagung manis akan mengeras namun tidak menciut atau keriput seperti jagung biasa.

Benih jagung manis yang yang sering di budidaya adalah jenis F1 Bisi 2 Sweet, yang memiliki tingkat kemanisan mencapai 13 -18 briks, lebih tinggi dari jagung biasa yang hanya memiliki tingkat kemanisan mencapai 9-11 briks. Namun jagung manis sangat aman untuk dikonsumsi khususnya bagi penderita diabetes, karena rasa manis yang dihasilkan terdapat dari fruktosa (sejenis polimer gula yang sering disebut sebagai gula buah), tidak dari  glukosa.

Jagung manis tak hanya nikmat untuk dijadikan kudapan atau camilan, namun juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Bahkan kabarnya, jagung manis disebut sebagai salah satu makanan super karena dipenuhi oleh nutrisi dan vitamin.

Berikut adalah beberapa manfaat yang tersembunyi di balik nikmatnya jagung manis, seperti dilansir oleh Mag for Women.

1. Meningkatkan kesehatan penglihatan

Jagung manis kaya akan antioksidan yang membantu meningkatkan kemampuan penglihatan. Pigmen zeaxanthin yang ada dalam jagung manis melindungi mata dari penyakit seperti degenerasi makula. Jagung manis juga kaya akan beta karoten dan folat yang mencegah penyakit lain yang berkaitan dengan kemampuan penglihatan.

2. Meningkatkan daya ingat

Jika Anda sering melupakan hal-hal penting, bukan tak mungkin daya ingat Anda mulai turun. Jagung manis bisa membantu Anda untuk meningkatkan daya ingat. Jagung manis kaya akan Thiamine dan vitamin B1. Selain itu, jagung manis juga meningkatkan kemampuan ingatan dan mencegah penyakit yang berkaitan dengan ingatan. jagung manis juga efektif untuk mengurangi masalah pada pasien Alzheimer.

3. Mencegah masalah jantung

Jagung manis kaya akan folat yang dikenal sebagai vitamin B9. Vitamin ini membantu menurunkan asam amino yang ada dalam pembuluh darah tubuh. Meningkatkan asam amino bisa menyebabkan masalah pada pembuluh darah yang kemudian menyebabkan masalah jantung. Konsumsi jagung manis untuk menurunkan risiko terkena masalah jantung dan mencegah kerusakan pada jantung Anda.

4. Mencegah kanker paru-paru

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa jagung manis bisa mencegah kanker paru-paru. Terdapat zat kimia alami yang disebut cryptoxanthin dalam jagung manis yang jika diserap oleh tubuh akan berubah menjadi vitamin A. Karena itu, zat ini membantu mencegah perkembangan kanker paru-paru, juga mencegah terbentuknya kanker jenis lain.

5. Meningkatkan kekuatan tulang

Jagung manis kaya akan mangan, zat seng, dan tembaga. Ini membantu meningkatkan kekuatan otot dalam tubuh. Tak hanya itu, zat tersebut juga menurunkan rasa sakit akibat arthritis pada wanita. Magnesium juga membantu mencegah mati rasa pada otot dan tubuh.

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Jagung manis dipenuhi oleh protein dan vitamin C. Vitamin C yang ada di dalamnya akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin C ini juga membantu mencegah demam, pilek, dan flu. Protein yang ada dalam jagung manis pun baik untuk memberikan asupan energi pada tubuh.

7. Mengatasi anemia

Jagung manis juga sumber zat besi yang baik. Karena itu mengonsumsi jagung manis bisa membantu Anda mengatasi anemia. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa mengonsumsi jagung manis selama satu bulan akan meningkatkan hemoglobin hingga 50 persen. Asam folat yang ada di dalam jagung manis pun bisa membantu mengatasi anemia.

8. Menurunkan kolesterol

Jika Anda memiliki masalah dengan tingkat kolesterol tinggi, jagung manis bisa membantu Anda menurunkan tingkat kolesterol dalam tubuh. Secara tak langsung jagung manis juga mencegah penyakit jantung.

Itulah beberapa keunggulan dan manfaat menakjubkan yang tersimpan dalam jagung manis. So, jangan lagi remehkan manfaat besar yang ada di balik jagung manis, yah!

Ini Penyebab Sayuran Organik Berbentuk ‘Tak Sempurna’

Halaman: 
Penulis : Riana