logo


Belum Ditangkap, KPK Akan Masukkan Wali Kota Blitar dan Bupati Tulungagung ke DPO

Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar dan Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo ditetapkan sebagai tersangka

8 Juni 2018 03:34 WIB

Pimpinan KPk, Saut Situmorang sampaikan pernyataan klarifikasi dalam konferensi pers di Gd.KPK(9/5).
Pimpinan KPk, Saut Situmorang sampaikan pernyataan klarifikasi dalam konferensi pers di Gd.KPK(9/5). Twitter/KPK_RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu 6 Juni. Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar dan Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, KPK menangkap 5 orang yaitu Susilo Prabowo, Sutrisno, Bambang Purnomo, Agung Prayitno, dan seorang wanita berinisial AND yang merupakan istri Susilo.

"Dalam kegiatan ini KPK total mengamankan uang Rp 2,5 miliar dalam pecahan seratus ribuan dan lima puluh ribuan, bukti transaksi perbankan, dan catatan proyek," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/6).


Tetapkan Wali Kota Blitar dan Bupati Tulungagung Sebagai Tersangka, KPK Minta Keduanya Menyerahkan Diri

KPK akan meminta Polri memasukan Samanhudi dan Syahri ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka, namun belum ditangkap.

KPK Beberkan Jumlah Suap yang Diterima Bupati Tulungagung dan Wali Kota Blitar

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata