logo


Menko PMK Paparkan Kebutuhan Anggaran 2019 di Banggar DPR RI

Dalam rapat kerja tersebut, Menko Puan mengajukan anggaran untuk tahun depan sebesar Rp 381,98 miliar.

7 Juni 2018 19:08 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, menghadiri rapat rencana kerja dan anggaran Kemenko PMK dalam RAPBN Tahun Anggaran 2019 bersama seluruh menteri koordinator dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis (7/6).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, menghadiri rapat rencana kerja dan anggaran Kemenko PMK dalam RAPBN Tahun Anggaran 2019 bersama seluruh menteri koordinator dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis (7/6). Istimewa

Puan lantas memaparkan, apabila dilihat secara makro, indikator yang terkait dengan pembangunan manusia dan kebudayaan menujukan capaian yang positif. Hal ini dapat dilihat dari nilai IPM naik dari 68,9 (tahun 2014) menjadi 70,81 (tahun 2017); Indonesia masuk dalam kategori High Development, GINI Rasio, turun dari 0,41 (tahun 2014) menjadi 0,391 (tahun 2017) dan Angka Kemiskinan, turun: dari 11,25% (tahun 2014) menjadi 10,12% (tahun 2017).

Dari lima prioritas nasional dan 24 program prioritas pada rancangan RKP 2019, menurutnya, empat prioritas nasional dan 12 program prioritas terkait dengan Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

“Empat Prioritas Nasional Bidang PMK, yaitu: 1) pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar; 2) pengurangan kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman; 3) peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri dan jasa produktif; 4) dan stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilihan umum,” papar Puan.


Di Sukoharjo, Menteri Puan Bagi-bagi Bantuan Program Pemerintah

Sedangkan, program-program prioritas yang menjadi koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian Kemenko PMK beberapa diantaranya adalah percepatan pengurangan kemiskinan; peningkatkan pelayanan kesehatan dan gizi masyarakat; pemerataan pelayanan pendidikan berkualitas; peningkatan akses masyarakat terhadap perumahan dan permukiman layak; peningkatan tata kelola layanan dasar; pembangunan daerah tertinggal dan desa; percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat; penanggulangan bencana; percepatan peningkatan keahlian tenaga kerja (berkaitan dengan vokasional); dan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

 

Hadiri Perayaan Waisak, Menteri Puan Serukan Umat Beragama Jaga Toleransi

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×