logo


Dukung Pengawasan Idul Fitri, KESDM Buka Call Center 1500335

Keberadaan call center ini akan menjawab pertanyaan masyarakat terkait pasokan energi, kondisi ketenagalistrikan, juga kebencanaan geologi.

5 Juni 2018 12:15 WIB

Dalam rangka mempermudah pengawasan dan pengaduan dari masyarakat pada periode Hari Raya Idul Fitri 2018 ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyediakan layanan call center 1500335, melengkapi Posko Nasional sektor ESDM yang telah dibentuk sebelumnya untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi pada masa libur Idul Fitri.
Dalam rangka mempermudah pengawasan dan pengaduan dari masyarakat pada periode Hari Raya Idul Fitri 2018 ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyediakan layanan call center 1500335, melengkapi Posko Nasional sektor ESDM yang telah dibentuk sebelumnya untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi pada masa libur Idul Fitri. ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam rangka mempermudah pengawasan dan pengaduan dari masyarakat pada periode Hari Raya Idul Fitri 2018 ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyediakan layanan call center 1500335, melengkapi Posko Nasional sektor ESDM yang telah dibentuk sebelumnya untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi pada masa libur Idul Fitri.

Keberadaan call center Kementerian ESDM di nomor telepon 1500335 ini akan menjawab pertanyaan masyarakat terkait pasokan energi, kondisi ketenagalistrikan, juga kebencanaan geologi.

Selain itu, call center juga akan memantau media sosial dan melayani keluhan masyarakat yang disampaikan melalui kanal media sosial dengan kata kunci BBM dan Listrik Lebaran.


Jonan Pantau Langsung Pasokan BBM di Jalur Mudik

Terkait kondisi ketahanan energi nasional, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fanshurullah Asa, selaku Ketua Posko Nasional Sektor ESDM menyampaikan, hingga tanggal 3 Juni 2018, stok Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan kondisi sistem ketenagalistrikan terpantau aman. Posko Nasional Sektor ESDM menyatakan bahwa untuk stok BBM Nasional, baik ketersediaan maupun distribusinya, hingga tanggal 3 Juni 2018 berstatus aman.

"Tercatat stok Premium hingga 27 hari, Solar 24 hari, Pertalite 21 hari, Avtur 27 hari, dan Pertamax 20 hari. Semua ini aman, baik ketersediaan maupun distribusinya," ujar Fansurullah pada konferensi pers di Jakarta, Senin (4/6).

Sementara, terkait target pemenuhan stok Premium di daerah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali), hingga 4 Juni 2018, 38 lokasi dari target 571 titik SPBU yang ditargetkan, sudah tersedia Premium.

"Terkait target premium, sampai tadi pagi sudah 38 lokasi Premium, dari 571 yang ditargetkan. Kami tetap himbau pertamina, H-7 itu target 571 titik bisa diwujudkan, baik di jalan tol maupun jalan non-tol di seluruh wilayah Jamali. Kami dari posko akan memantau setiap hari perkembangan ketersediaan BBM, khususnya di SPBU di Jamali yang ditugaskan menjadi JBKP," tambah Fanshurullah.

Sementara untuk cadangan LPG 3 kg, juga diproyeksikan aman.

"Stok LPG nasional juga aman, di atas rata-rata ketentuan Pemerintah 11 hari. Pertamina sudah mengamankan 17,9 hari, yakni sebanyak 368.833 metric ton," jelas Fanshurullah.

Untuk kondisi sistem ketenagalistrikan, menurut Fanshurullah, secara umum berjalan normal dan siaga.

"Proyeksinya, konsumsi listrik berkurang 10-20 persen, khusus di Jawa dan Bali sampai 30%. Di data kami, 21 sistem kelistrikan berjalan normal, 1 siaga, dan 1 defisit, yakni di Kalimantan Tengah Selatan. Tapi secara umum, beban puncak turun, karena cadangan operasinya sampai 4.225,48 MW," tutur Fanshurullah.

SPBU Muri Tegal, Solusi Jitu Tempat Rehat Saat Mudik

Halaman: 
Penulis : Riana