logo


Koalisi Keumatan Masih Kalah dengan Koalisi Pendukung Jokowi, Ini Perhitungannya

Empat partai yaitu Gerindra-PKS-PAN-PBB membentuk koalisi yang dinamakan koalisi keummatan. Bagaimana kekuatan koalisi ini?

4 Juni 2018 12:05 WIB

Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Jokowi saat berkunjung ke kediamannya, di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10).
Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Jokowi saat berkunjung ke kediamannya, di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10). Biro Pers Setpres RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Usulan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab untuk membentuk koalisi bernama Koalisi Keumatan disambut baik Partai Gerindra-PKS-PAN-PBB.

Rencana koalisi tersebut kian menguat terlebih Ketum Gerindra Prabowo Subianto kini tengah melakukan umrah bersama politikus senior PAN Amien Rais dan sejumlah elite PKS, bahkan mereka bersama-sama menemui Rizieq di Mekkah.

Koalisi keumatan memang belum resmi dibentuk. Namun jika benar akan diresmikan, koalisi itu sudah boleh untuk mengusung capres dan cawapres karena sudah memenuhi syarat ambang batas dukungan 20% kursi DPR yang ditentukan dalam Undang-Undang Pemilu.


Lawan Jokowi, Gerindra, PAN, PKS, dan PBB Didorong Bentuk Koalisi Keumatan

Jika dihitung dari perolehan kursi Gerindra-PKS-PAN-PBB di DPR, koalisi ini sudah mengantongi 28,7% suara. Namun jika dibandingkan, bagaimana kekuatan koalisi ini melawan koalisi pendukung Jokowi?

Postingannya soal Rizieq dan Prabowo Dihapus Instagram, Amien Rais Curhat

Halaman: 
Penulis : Dela Fahriana