logo


"Munculnya Politisasi E-KTP Sudah Sejak Pilkada DKI Jakarta"

Zudan mengimbau agar kasus tercecernya KTP ini tidak dibesar-besarkan.

30 Mei 2018 06:30 WIB

E-KTP yang ditemukan jatuh di Bogor.
E-KTP yang ditemukan jatuh di Bogor. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri menyampaikan bahwa persoalan tercecernya ribuan keping KTP elektronik di kawasan Bogor, Jawa Barat, sudah tertangani.

Ia pun mengimbau supaya persoalan ini baiknya tidak lagi dibesar-besarkan dan menjadi komoditas politik.

"KTP elektronik yang rusak dan terjatuh sudah dibawa semua ke dalam gudang dan aman. Kemudian ini hanya kelalaian saja, tidak ada kesengajaan. Jadi masalahnya sudah clear sudah jernih," kata Zudan saat menghadiri acara di sebuah televisi swasta pada hari Selasa (29/5) malam.


Masuk Tahun Politik, Pimpinan DPR Desak Aparat Usut KTP-el yang Tercecer di Bogor

Zudan mengatakan, ketika kasus itu mencuat, muncul kemudian isu bahwa ribuan keping e-KTP bakal digunakan untuk pemenangan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019. Bahkan ada isu ribuan kartu identitas sengaja disembunyikan, dan bahkan dimiliki oleh warga negara asing.

Agus Hermanto Tak Setuju KTP-el yang Tercecer di Bogor Dimusnahkan, Kata Dia..

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha