logo


20 Hari Berlalu, Kapan Kapolri Copot Pejabat yang Bertanggung Jawab di Insiden Mako Brimob?

Selain mengumumkan siapa yang harus bertanggung jawab dalam kerusuhan di Rutan Brimob, Polri juga harus segera mengumumkan siapa saja pelaku pembantaian sadis terhadap lima polisi di Rutan Brimob.

29 Mei 2018 12:11 WIB

Tumpukan senjata yang digunakan narapidana terorisme di Mako Brimob.
Tumpukan senjata yang digunakan narapidana terorisme di Mako Brimob. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan, sudah 20 hari kasus kerusuhan di Rutan Mako Brimob berlalu.

Namun, hingga kini Polri belum juga mengumumkan dan memberi sanksi pejabat kepolisian yang harus bertanggung jawab di balik insiden itu.

Baca Juga: BJ Habibie: Calon Presiden Harus Tahu Diri!


Ribuan e-KTP Tercecer Bikin Suasana Pilkada Makin Memanas

Neta pun menyayangkan, apabila Polri menganggap insiden di Mako Brimob sebagai kasus biasa.

"Sehingga tidak perlu ada yang bertanggung jawab dan tidak perlu ada pejabat kepolisian yang harus dicopot dari jabatannya untuk mempertanggung jawabkan kasus ini," tutur Neta dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/5).

Baca Juga: Mengejutkan! Jokowi Bela Mantan Koruptor Boleh Nyaleg!

Diketahui, dalam keriucuhan di Mako Brimob lalu, lima anggota Polri tewas. IPW pun menilai, kasus kerusuhan ini seolah dilupakan begitu saja. Dan menurutnya, hal ini sangatlah ironis.

Jokowi Blunder, Pembentukan BPIP Bertentangan dengan Konstitusi

Halaman: 
Penulis : Riana