logo


Soal Takjil #2019GantiPresiden, Pengamat: Tidak Tepat Berpolitik Gunakan Idiom Agama

Dihimbau agar ke depannya tradisi keagamaan tidak lagi digunakan untuk kepentingan pribadi

28 Mei 2018 06:15 WIB

detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik Lingkaran Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai pembagian takjil dengan label #2019GantiPresiden masuk pada politik praktis.

Menurutnya, idiom keagamaan tak tepat jika digunakan untuk berpolitik.

"Ini bukan soal takjilnya, berpolitik menggunakan idiom-idiom agama itu tidak tepat. Kalau sudah sampai kepada person, itu sudah pada tingkat politik praktis," kata Ray di Gado-Gado Boplo, Mentenga, Jakarta Pusat, Minggu (27/5).


Prediksi Parpol Pecah di 2019, LSIN: Diam-diam Ada Pengkhianatan

Ia mengimbau agar ke depannya tradisi keagamaan tidak lagi digunakan untuk kepentingan pribadi.

Risiko Besar Menanti Jika Jokowi Pilih Cawapres Non Parpol

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata