logo


Ini Strategi Jitu PLN Hadapi Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Harga Minyak

Jika upaya yang ditempuh masih kurang, sambung Sofyan, PLN tidak menutup kemungkinan untuk mengajukan tambahan subsidi listrik ke pemerintah.

24 Mei 2018 15:00 WIB

Dirut PLN Sofyan Basir.
Dirut PLN Sofyan Basir. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengklaim pelemahan rupiah dan kenaikan harga minyak dunia yang terjadi belakangan ini tidak berdampak besar pada perseroan.

"Apa pun persoalannya PLN harus survive dan tetap fight. Minggu ini kami lakukan simulasi stress test, ambil level terburuk dalam enam bulan terakhir, langkahnya apa kami siapkan strateginya," beber Direktur Utama PLN, Sofyan Basir di Jakarta, Kamis (24/5).

Sofyan mengungkapkan, PLN menyiapkan sejumlah strategi khusus untuk menghadapi hal tersebut. Yakni dengan melakukan efisiensi internal, mengurangi penggunaan pembangkit sewa berbahan bakar diesel, dan suplai batu bara juga diperketat pengawasannya.


PLN Maluku Papua Gandeng Mahasiswa Pencinta Alam dan TNI, Buat Apa?

"Kami juga lakukan zonasi transportasi batu bara. Pembangkit di Sumatera harus disuplai oleh tambang batu bara di Sumatera. Tidak boleh dari Kalimantan ke Sumatera, " bebernya.

Tak hanya itu, sambung dia, PLN juga mengejar para pencuri listrik, memperbaiki meteran rusak serta menagih piutang-piutang para pelanggan.

"Piutang lama itu cukup besar. Misalnya di Jawa Timur, dari 2 pabrik saja bisa Rp 150 miliar," ungkapnya, dikutip dari liputan6com.

Jika upaya yang ditempuh masih kurang, sambung Sofyan, PLN tidak menutup kemungkinan untuk mengajukan tambahan subsidi listrik ke pemerintah.

 

KESDM Jadi Pelanggan Premium PLN yang ke-123

Halaman: 
Penulis : Riana