logo


Mahathir Mohamad Jadi PM Malaysia, Kontrak Pencarian Pesawat MH370 dengan Amerika Ditinjau Ulang

Ocean Infinity sendiri telah selesai menjelajahi area pencarian yang ditargetkan pada bulan April dan telah meminta perpanjangan hingga 29 Mei.

24 Mei 2018 09:29 WIB

Perdana Menteri ke-7 Malaysia Mahathir Mohammad
Perdana Menteri ke-7 Malaysia Mahathir Mohammad istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad menegaskan akan mengakhiri perjanjian dengan perusahaan swasta Amerika Serikat, Ocean Infinity, yang selama ini dikontrak untuk mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang.

Kebijakan penghentian kontrak itu dikeluarkan seiring keluarnya program memotong belanja pemerintah Malaysia.

Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke, Rabu (24/5) mengatakan pemerintah akan merilis laporan lengkap tentang penyelidikan hilangnya MH370 setelah pencarian lepas pantai selesai. Sayangnya, Loke tak merinci tanggal untuk rilis laporan itu.


Didorong Ikuti Jejak Mahathir, Amien Rais Tidak Berminat?

Loke menjelaskan, pada bulan Januari Malaysia telah setuju untuk membayar Ocean Infinity yang bermarkas di Houston hingga $ 70 juta jika menemukan pesawat itu selama pencarian 90 hari di selatan Samudra Hindia.

Amien Rais Menyuruh untuk Berkiblat pada Mahathir

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas