logo


Menteri Puan: Semangat Kebangkitan Nasional Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Puan menjelaskan, Indonesia Emas 2045 bertumpu pada kebangkitan empat pilar.

23 Mei 2018 18:26 WIB

Menko PMK, Puan Maharani, saat menjadi keynote speaker pada diskusi terbatas Kebangkitan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045, di Gd. Krida Bhakti, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (23/5).
Menko PMK, Puan Maharani, saat menjadi keynote speaker pada diskusi terbatas Kebangkitan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045, di Gd. Krida Bhakti, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (23/5). ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menko PMK, Puan Maharani, mengajak masyarakat Indonesia untuk memaknakan kebangkitan nasional sebagai bangkitnya mental untuk mengedepankan kepentingan nasional.

“Mari kita hayati kebangkitan nasional bukan hanya hari untuk diperingati, tapi semangat yang terpatri dan dihidupkan tiap hari karena ia adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045 nanti,” ujar Puan saat menjadi keynote speaker pada diskusi terbatas Kebangkitan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045, di Gd. Krida Bhakti, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (23/5).

Puan lantas menjelaskan, Indonesia Emas 2045 bertumpu pada kebangkitan empat pilar. Pertama, pembangunan SDM dan penguasaan IPTEK. Kedua, pembangunan ekonomi secara berkelanjutan.


Menko PMK Puan Maharani: Bertanding Harus Sportif

“Ketiga, pemerataan pembangunan ke seluruh wilayah Indonesia, dan yang keempat, perbaikan tatakelola pemerintah,” paparnya.

Lebih jauh, sambung Puan, untuk dapat meningkatkan angkatan kerja lulusan pendidikan tinggi yang saat ini masih 12%, tidak bisa hanya berharap pada daya serap industri dan regenerasi di setiap institusi. Karenanya, Puan pun menekankan dua hal, yakni pendidikan tinggi harus terkonsentrasi pada penguasaan Iptek yang harus disejajarkan dengan kemampuan sumber daya manusia dalam menggali potensi daerah dan membaca dinamika pasar.

“Selanjutnya, penguasaan Iptek sejajar dengan daya cipta dan karya, membutuhkan mental wirausaha sebagai bekal revolusi industry 4.0. Sehingga perguruan tinggi dapat melahirkan sarjana bukan hanya sebagai pencar kerja, tapi juga pencetak lapangan kerja,” paparnya.

Menteri Puan: Semangat Reformasi dalam Revolusi Mental Harus Jadi Energi untuk Berkarya

Halaman: 
Penulis : Riana