logo


KESDM Ingin Harga Minyak Indonesia Dekati Harga Brent

Saat ini level ICP jauh lebih rendah ketimbang harga minyak internasional.

23 Mei 2018 16:39 WIB

Ilustrasi kilang minyak
Ilustrasi kilang minyak Reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, mengatakan, pemerintah ingin harga minyak yang diproduksi dari sumur migas Indonesia menyamai harga minyak di pasar internasional. Sebab, saat ini level ICP jauh lebih rendah ketimbang harga minyak internasional.

"Saya inginnya ICP itu mendekati Brent. mendekati harga pasar internasional," kata Djoko di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Djoko mengungkapkan, agar ICP bisa setara dengan harga minyak di pasar internasional, maka perlu dilakukan perubahan formula pembentukan harga.


Menjadikan Pertamina Tuan Rumah di Negeri Sendiri

"Itu alternatif formula ICP biar dekati harga pasar. Ya kadang-kadang ada perbedaan lumayan selisihnya, semua ICP. ada average selisih USD 3," tuturnya.

Djoko mengatakan, jika level ICP mendekati dengan harga minyak internasional, maka perusahaan pencari migas atau Kontraktor Kontrak ‎Kerja Sama (KKKS) yang menggarap ladang minyak di Indonesia, akan menjual minyak bagiannya ke pasar dalam negeri.

Cek, Ini Alasan PLN Tak Akan Naikan Tarif Listrik Meski Harga Minyak Meroket

Halaman: 
Penulis : Riana