logo


Densus 88 Disebut Tak Setuju Soal Definisi Terorisme, PPP: Tidak Sepakat Penempatan Saja

"Densus bukan tidak setuju ada frasa motif politik, ideologi, atau keamanan negara."

23 Mei 2018 05:11 WIB

Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani
Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani Rmol

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Arsul Sani, Anggota Pansus RUU Terorisme dari Fraksi PPP membantah Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri belum setuju dengan frasa motif politik dan ideologi dalam definisi terorisme.

Menurutnya, Densus hanya belum sepakat soal penempatan definisi terorisme di dalam struktur Undang-Undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme tersebut.

"Densus bukan tidak setuju ada frasa motif politik, ideologi, atau keamanan negara. Cuma mereka minta tempatnya tidak di batang tubuh (undang-undang)," ujar Arsul di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/5).


Tim Cawapres Ini Lakukan Aksi Serentak di Seluruh Indonesia! Apakah Itu?

Menurutnya, Densus mengharapkan definisi terorisme ditempatkan di dalam penjelasan umum. Sementara pihak yang lain meminta definisi ditempatkan di dalam batang tubuh UU.

Arsul menuturkan tidak adanya perbedaan pandangan soal definisi terorisme sudah terbantahkan lewat usulan resmi perihal definisi yang diajukan oleh semua pihak terkait. Dalam usulannya, DPR hingga pemerintah sepakat seluruh motif di dalam definisi terorisme.

Alquran Dirobek-robek, PPP: Jangan Sampai Ada yang Merusak Ramadan di Ibukota

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha