logo


Alquran Dihubungkan dengan Terorisme, Fadli: Itu Melecehkan dan Memicu Radikalisme

Menurut Fadli, akar dari radikalisme dipicu oleh konteks sosial

20 Mei 2018 16:30 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menilai jika Alquran dijadikan barang bukti, sama saja penyidik mengartikan adanya hubungan antara Alquran dengan tindak pidana terorisme.

Hal itu dinilai bisa melecehkan dan memicu radikalisme.

Baca Juga: Awas, Bahaya Minum Kopi Saat Sahur!


Fahri: Pemerintahan Jokowi-JK Salah Langkah, Lalu Diledakkan oleh Ahok

"Sebagai kitab suci, Al Quran tak bisa dijadikan barang bukti yg disita. Jika penyidik menyita Al Quran sebagai barang bukti, sama saja penyidik ingin mengatakan ada hubungan antara Al Quran dan tindak pidana terorisme," ujar Fadli melalui akun Twitternya, pada hari Minggu (20/5).

Baca Juga: Habib Rizieq Dilaporkan Sofyan, Pengacara Angkat Bicara

"Itu logika yang keliru dan sangat melecehkan. Penyidik harus sensitif. Sebab jika tidak, tindakan tersebut justru bisa memicu radikalisme yang lain," sebutnya.

Baca Juga: Fahri: Pemerintahan Jokowi-JK Salah Langkah, Lalu Diledakkan oleh Ahok

Fadli mengatakan, Alquran tidak ada hubungannya dengan tindakan radikal.

Fadli Minta Polri Merespon Petisi 'Alquran Tak Dijadikan Barang Bukti'

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata