logo


Ketua Komisi I DPR: Yerusalem Bukan Milik Amerika!

Menurut Kharis, AS seperti membuka kotak pandora krisis Timur Tengah yang kian meruncing dan melampaui batas kemanusiaan

15 Mei 2018 12:43 WIB

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari.
Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, mengutuk keras langkah Amerika Serikat (AS) yang dengan angkuhnya membuka kantor kedutaannya di tanah Palestina.

“Duka yang mendalam bagi warga Palestina di Gaza, mereka gigih memperjuangkan kemerdekaan sebagai sebuah bangsa, namun di sisi lain AS mengamini pembantaian itu dengan membuka kantor di Yerusalem tanah Rakyat Palestina" ujar Kharis di Jakarta pada hari Selasa (15/5)

Menurut Kharis, AS seperti membuka kotak pandora krisis Timur Tengah yang kian meruncing dan melampaui batas kemanusiaan. 128 negara menentang langkah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, termasuk Indonesia.


PKS Kecam Langkah Trump yang Akan Resmikan Kedubes AS di Yerusalem

Kharis menyampaikan, hal ini menunjukkan betapa arogannya AS dan tidak menghormati PBB dan Majelisnya sebagai kesepakatan negara-negara di dunia.

"Saya mengutuk dan mengecam langkah Amerika Serikat yang tidak menghormati putusan Sidang Darurat Majelis Umum PBB, bagaimana kami bisa menghormati langkah Anda jika Anda tidak menjalankan dan menerima keputusan kami, seakan 128 negara tidak ada,” tegasnya.

Bertemu Dengan Ulama Dunia, Jokowi Kecam Donald Trump

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana