logo


Tak Ingin Aksi Terorisme Menyebar, Jokowi pun Minta Bantuan

Presiden Joko Widodo mengajak salah satu pihak yang berpengaruh untuk menghentikan aksi teror.

15 Mei 2018 09:44 WIB

Presiden Joko Widodo dihadapan para ulama
Presiden Joko Widodo dihadapan para ulama kemenag

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo akhirnya sadar bahwa kerjasama Polri dan TNI tidak cukup untuk menahan aksi terorisme menyebar ke seluruh Indonesia.

Oleh karenanya, Presiden RI ke-7 ini mengajak ribuan ulama ikut mendeklarasikan Gerakan Nasional Mubalig Bela Negara (GN-MBN) untuk menyiarkan Islam yang damai dan beradab.

Baca juga: Tak Disangka! Konsultan Para Teroris itu Ternyata..


Polisi: Sel-sel Tidur Teroris Pinter Ngeles

"Islam tidak mengajarkan sesuatu kekerasan yang biadab. Kita diajarkan agar lemah lembut, sopan santun, bertawadu, rendah hati, karena itu yang diajarkan oleh nabi besar kita Muhammad SAW," kata Jokowi, di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Senin malam (14/5) dikutip dari dream.co.id.

Untuk itu, Jokowi menegaskan bahwa peran ulama sangat penting untuk menghentikan paham radikal menyebar ke seluruh nusantara.

Pihak Keluarga Tolak Jenazah Pengebom Gereja Surabaya

Halaman: 
Penulis : De Sukmono