•  

logo


Jokowi Ancam Begini Kalau UU Terorisme Tak Kunjung Sah

Banyaknya kasus terorisme akhir-akhir ini membuat beberapa pihak menyoroti lamanya perampungan revisi UU Terorisme yang sedang berproses di DPR.

14 Mei 2018 11:36 WIB

Jokowi meninjau lokasi ledakan bom di Surabaya.
Jokowi meninjau lokasi ledakan bom di Surabaya. Biro Pers Setpres

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setelah kasus ledakan bom Minggu (13/5) kemarin di Surabaya dan Sidoarjo ditambah ledakan bom kembali pagi ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta DPR dan kementerian terkait untuk segera menyelesikan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Nomor 15 Tahun 2003.

Seperti yang telah diketahui, RUU Anti-terorisme itu telah diajukan pemerintah sejak dua tahun lalu namun hingga kini belum ketok palu.

"Kami juga meminta DPR dan Kementerian terkait yang berhubungan dengan revisi undang-undang tindak pidana terorisme yang sudah kami ajukan pada Februasi 2016 lalu, untuk segera diselesaikan secepatnya," tegas Jokowi di Jakarta (14/5).


Jokowi Perintahkan 2 Pihak ini Segera Bertindak

Jokowi mendesak agar RUU tersebut segera diselesaikan pada masa sidang mendatang. Karena menurutnya RUU itu adalah payung hukum bagi aparat untuk memberantas terorisme.

Ia juga memberikan ancaman apabila sampai bulan Juni nanti RUU itu belum rampung juga.

Terungkap! Ketua DPR Sebut Siapa Dalang Penundaan Pengesahan RUU Terorisme

Halaman: 
Penulis : Dela Fahriana