logo


Menurut Ahli, Bimanesh Bisa Jadi Punya Niat Jahat

Bimanesh Sutarjo bisa saja dikatakan memiliki niat jahat (mens rea) dalam kasus Setya Novanto.

11 Mei 2018 15:06 WIB

Terdakwa kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik Bimanesh Sutarjo (kiri) mendengarkan kesaksian Direktur Rumah Sakit Medika Permata Hijau Hafil Budianto Abdulgani (kanan) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (16/4).
Terdakwa kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik Bimanesh Sutarjo (kiri) mendengarkan kesaksian Direktur Rumah Sakit Medika Permata Hijau Hafil Budianto Abdulgani (kanan) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (16/4). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bimanesh  Sutarjo, dokter yang menangani Setya Novanto saat dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau setelah insiden kecelakaan akhir tahun lalu itu bisa dikatakan memiliki niat jahat (mens rea).

Hal itu dikatakan ahli hukum pidana dari Universitas Jenderal Soedirman Noor Aziz Said saat memberikan keterangan sebagai ahli di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (11/5).

Menurut Noor, apabila Bimanesh mengetahui bahwa ada rekayasa dalam kecelakaan yang dialami Setya Novanto berarti ia telah memiliki niat jahat (mens rea).


Ditanyai Hakim, Fredrich Malah Curhat Sering Bolong Salat

"Kalau minta (diagnosis) kecelakaan, tapi kecelakaan itu belum terjadi, jelas itu rekayasa. Itulah mens rea," ujar Noor.

Simak! Kelanjutan Kisah Kasus Sukmawati

Halaman: 
Penulis : Dela Fahriana